Sabtu, 05 Juni 2010

Gunung meletus ( tugas IPA)

Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.

Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km.

Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif.


Tipe Gunung Berapi

  1. Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano)

  2. Gunung berapi perisai (shield volcano)

  3. Gunung berapi maar

Ciri – ciri gunung berapi yang akan meletus

Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, antara lain

  • Suhu di sekitar gunung naik.

  • Mata air menjadi kering

  • Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa)

  • Tumbuhan di sekitar gunung layu

  • Binatang di sekitar gunung bermigrasi

Hasil letusan gunung berapi

Berikut adalah hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :

Gas vulkanik

Gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbonmonoksida (CO), Karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfide (H2S), Sulfurdioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayahan manusia.

Lava dan aliran pasir serta batu panas

Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.


Lahar

Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.


Abu letusan

Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Karena sangat halus,

abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya.


Awan panas

Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.


Tugas IPA

                Lapisan Atmosfer bumi adalah lapisan udara yang
                menyelubungi bumi dan mereka ikut bersama bumi melakukan rotasi dan berevolusi mengelilingi matahari.
                Komposisi udara yang berada dalam atmosfer adalah kombinasi dari berbagai jenis gas yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup dimuka bumi.
                Lapisan atmosfer bumi memiliki peranan penting bagi
                kehidupan, karena ia dapat menjaga suhu dipermukaan bumi tetap hangat pada malam hari dan pula dapat menangkal radiasi berbahaya dari luar angkasa seperti sinar ultra violet yang
                berlebihan.

                Kandungan yang terdapat pada atmosfer adalah :
              • Nitrogen sebesar 78,17 %
              • Oksigen sebesar 20,97 %
              • Argon sebesar 0,98 %
              • Karbon dioksida sebesar 0,04 %
              • Dan sisanya adalah gas lain seperti Kripton, Neon, Xenon, Helium dll.
              Lapisan atmosfer bumi tebagi menjadi beberapa bagian yang masing-masing memiliki ketebalan/ketinggian, suhu yang berbeda. Berikut adalah bagian dari atmosfer bumi.
            • Troposfer
            Memiliki ketebalan 0 - 15 km dari permukaan bumi.
            Suhu pada lapisan ini berkisar antara 17 - minus 52 derajat C.
            Sekitar 80% gas yang ada pada atmosfer berada bada lapisan ini.

          • Statosfer
          Memiliki ketinggian sekitar 15 - 40 km dari permukaan bumi.
          Suhu pada lapisan ini adalah minus 57 derajat C.
          Pada lapisan ini terdapat lapisan Ozon, yang berguna untuk menahan sinar ultra violet.
        • Mesosfer
        Ketebalan mesosfer sekitar 45 - 75 km diatas Statosfer.
        Suhu pada lapisan ini sangat dingin, yaitu sekitar minus 140 derajat C.
        Pada lapisan ini terdapat kristal-kristal es yang membentuk awan noctilucent.
      • Thermosfer
      ketebalan thermosfer sekitar 75 - 100 km dan berada diatas mesosfer.
      Suhu pada lapisan ini jauh lebih panas dari lapisan mesosfer, yaitu sekitar 80 derajat C.
    • Ionosfer
    Memiliki Ketebalan sekitar 50 - 100 km diatas thermosfer.
    Pada lapisan ini bersifat memantulkan gelombang radio, karena lapisan ini bermuatan listrik yang disebabkan oleh penyerapan radiasi sinar ultra violet, dan hal ini juga menyebabkan pada lapisan ini memiliki suhu yang sangat tinggi.
  • Eksosfer
Ketebalan eksosfer adalah 500 - 700 km dan berada diatas lapisan ionosfer.
Memiliki suhu jauh lebih rendah dari lapisan sebelumnya, yaitu sekitar minus 57 derajat C.
Pada lapisan ini tidak terdapat tekanan udara atau tekanan udaranya = 0 cmHg karena udara disini sangat-sangat tipis sekali.

Selasa, 19 Januari 2010

sebel

Emang siy....
aq seharusnya gak marah sama ayahq...
tapi aku harus gimana lagi
aku udah terlanjur benci sama dia....
dan seharusnya dia sadar sama keadaan itu...
ibuku udah berkali-kali disakitin...
apa aku harus selalu diem...
sekarang dia malah nahan semua fasilitasku, termasuk juga uangku...
padahal selama ini aku jarang sekali merengek padanya...
aku selalu merengek pada ibuku...
aku harap sidang itu akan menghasilkan keputusan seadil-adilnya.....


(jadi Curhat yee...hikz...hikz...)

Template by:

Free Blog Templates